MD 307


21 Agustus 2015

HUT Kemerdekaan RI


Judul:      [MD307] Foto Kegiatan dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke 70
Dari:      Moderator MD307
Tanggal: Kamis, 20 Agustus 2015 16:55



Dalam Rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70, Multi Distrik 307 memberikan
bingkisan kepada 80 orang Veteran. Selain bingkisan para veteran mendapatkan santunan
sebesar Rp. 500.000,-/ orang yang diserahkan oleh Council Chairperson Tarman Hartono,
didampingi oleh Ketua Panitia HUT RI MD Luciana Kintamani, District Governor,
Immediate Past District Governor, 1st Vice District Governor dari District 307 A1 dan B1.

Sebelumnya juga diadakan upacara di Taman Makam Pahlawan Kalibata serta penaburan bunga di pusara pahlawan bangsa

Foto-foto kegiatan terlampir

Sources : MDS Boen Kim Fung
 





26 Juni 2015

HUT DKI




  
 
Judul: [MD307] Lions Women's Forum MD307 Juara di Acara Festival Kuliner & Fashion Show Nusantara.
Dari:     Liz oleander23@hotmail.com
Tanggal: Kamis, 25 Juni 2015 12:33


Sahabat Lions Yth,

Lions Women's Forum MD307  turut ambil bagian lomba menghias Tumpeng bersama dengan peserta lainnya dari 44 Kecamatan dan  juga lomba Fashion Show Busana Nasional  pada Acara Festival Kuliner & Fashion Show Nusantara dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta yang ke 488 yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI & Badan Koordinasi Organisasi2 Wanita dipimpin oleh istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Ibu Happy Farida Djarot pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2015 ,dimulai dari pkl 10.00 sd 16.00 wib di Lapangan Banteng dan telah berhasil memenangkan 2 perlombaan ini dengan prestasi yang membanggakan.

Lions Women's Forum MD307 berhasil menjadi Pemenang  Juara I
untuk Lomba menghias Tumpeng dan untuk Lomba Busana Nasional juara 1, 2
dan Harapan 2 dan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 5.000.000,--

Turut hadir:
Ketua Lions Women's Forum PCC Yoola Z. Noor, PDG Eveline Chandra,
Lion Sylviana Murni, VDG1E Yahya Yastputera, Lion Herawati Soekahar,
MDT Nyoman SS., MDS Elizabeth  Halim, Lion Erlin Harianto,
Lion Maya Devi Setiakusuma, Lion Ligia, Ketua Lions Women's Forum
Distrik 307A1 Lion Arnila Muchris & Distrik 307B1 Lion Yuke Yunanti Nugroho ,
yang membuat dan menghias Tumpeng dari Distrik 307A1 Lion Silvia Andrianti
(LCJ Mangga Besar) & Lion An.Asfiani (LCJ Paramitra), dari 
Distrik 307B1 Lion Aty Zainuddin Sikado & Lion Uty (LCJ Alamanda) dan
Fashion Show diperagakan oleh Anggota Lions Club Jakarta Cosmopolitan
& Lions Clubs Jakarta Monas Kalingga .

Foto kegiatan dapat dilihat di
https://youtu.be/U07lWiAS4UE & https://youtu.be/xxgdCLej_-I

Bravo untuk Lions Women's Forum MD307.

Salam Pengabdian,

Elizabeth Halim
Sekretaris.


17 Juni 2015

Lions voice

Lions Club Tangerang Selatan Puri Siwi - District 307B1

01 November 2014

White Cane Day


Judul: [MD307] Laporan Kegiatan White Cane Day pada tgl. 15 Oktober 2014 
Dari: Liz oleander23@hotmail.com 
Tanggal: Kamis, 30 Oktober 2014 15:10


Sahabat-sahabat Lions yang budiman,

Tanggal 15 Oktober  adalah Hari Tongkat Putih sedunia atau biasa dikenal dengan sebutan Lions White Cane Day
Pada tanggal tersebut Distrik 307A1 dan Distrik 307B1 menyelenggarakan serangkaian kegiatan di Balai Agung, Balaikota Provinsi DKI Jakarta .

Sebagai Project Officer adalah  Lion Eko Setiowibowo. Host dari kegiatan ini adalah LCIF MD Coordinator PDG Eveline N Chandra. 

Acara tersebut dihadiri  oleh CC Ina Liliana Gunawan bersama dengan Spouse ,Gubernur Distrik 307B1 Noesye Bowo Watjoko, PCC Yoola Z.Noor,IPDG Tony Djumadi, IPDG Harianto Setiadinata, PDG Gin Danny,  VDG1 Yodianto Jaya, VDG1 Noerman Taufik, VDG2 Wang Tjie Hoa,VDG2 Yahya Yastputera, Lion Sylviana Murni, KW Herawati Soekahar, LCIF Distrik Koordinator L Lien Gunawan dan anggota Lion Melsiana serta beberapa fellow Lions. 
Kehadiran Bapak Basuki Tjahaja Purnama pada saat itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta  menjadikan acara tersebut lebih meriah dan istimewa.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah Penyuluhan kepada Dirlantas Polda Metro Jaya yang disampaikan oleh Lion Mimi Rusly penyandang Disabilitas Netra, member LCJJ Sunter Agung dengan tema "Peka Terhadap Penyandang Disabilitas Netra".
Selain itu dalam kesempatan yang sama diserahkan bantuan berupa Laptop, Scanner dan LCD Projector yang diberikan kepada Bpk. Eka, ketua Pertuni Prov. DKI Jakarta. 

Sebagai hiburan, ditampilkan Tari Saman, angklung (semua penyandang disabilitas Netra) serta Drama Singkat tentang reaksi apabila bertemu Disabilitas Netra, yang diperankan oleh Dirlantas, Polisi & Polwan, Satpol PP dan Pramuka serta Pertuni DKI Jakarta. 

Dalam kesempatan ini CC Ina L Gunawan memberikan kata sambutan dan menceritakan sedikit sejarah White Cane atau Tongkat Putih yang diketahui sebagai alat bantu penting bagi penyandang disabilitas netra. 

Sejarah White Cane berawal pada tahun 1921,  seorang fotografer dari Bristol yang bernama James Biggs, yang buta akibat kecelakaan. Dengan keadaannya itu ia merasa tidak nyaman dalam berlalu lintas di sekitar rumahnya. dan ia melukis jalannya dengan warna putih agar lebih mudah terlihat orang lain.  

Tahun 1930, Lion George Bonham, Presiden Peoria Lions Club (Illinois) memperkenalkan ide menggunakan white cane dengan pita merah sebagai sarana untuk membantu orang buta.  Ide ini diterima dengan luar biasa. 

Tahun 1931, di Prancis, Guilly d'Herbemont meluncurkan a national “white stick movement” for blind people dan menyumbangkan 5.000 white cane untuk orang buta di Paris demi keselamatan mereka berlalu lintas. 

Dan akhirnya pd th 1964: Kongres AS menyetujui resolusi otorisasi Presiden AS bahwa 15 Oktober diperingati sebagai "Hari Keselamatan Tongkat Putih Nasional." 

Pada puncaknya th 1969: Blind Internasional Federation mengadopsi 15 Oktober sebagai "Hari Keselamatan Tongkat Putih Internasional." Sehingga White Cane atau Tongkat Putih ini telah diakui di seluruh dunia sebagai simbol kemandirian penyandang disabilitas netra.  Tetapi apakah hanya dengan memberikan sebuah Tongkat Putih kepada seorang penyandang disabilitas netra sudah cukup? Jawabannya tentu Tidak. 

Sesuai dengan Thema peringatan White Cane Day 2014 : “PEKA PENYANDANG DISABILITAS NETRA”.  Kami dari Lions Clubs International MD 307 Indonesia terpanggil untuk ikut membantu, menumbuhkan “kepekaan” terhadap ketidak sempurnaan penglihatan saudara kita, terlebih dengan minimnya aksesibilitas dari masyarakat dan pemerintah terhadap masalah ini. 

Kita semua juga menyadari bahwa Penyandang disabilitas netra mempunyai keterbatasan dalam menjalankan fungsi hidupnya. Mereka memerlukan bantuan khusus. Maka pada Hari White Cane Day ini, dalam rangka penumbuhan rasa kepekaan dan kepedulian kepada Saudara kita, Lions Clubs International MD 307 mewujudkan karyanya dengan: 

 1. Mengundang Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, Anggota Pramuka dan Anggota Tanggap Gawat Darurat

 2. Memberikan penyuluhan kepada 100 orang anggota Polisi Lalulintas bagaimana bersikap dan bertindak yang tepat kepada pengguna lalulintas yang kebetulan penyandang disabilitas netra.

 3. Memberikan 10 LapTop, 4 Laptop diberikan kepada mahasiswa tunanetra yang berprestasi dan 5 Scanner kepada 5 Wilayah Pertuni DKI Jakarta. 
Dengan pemberian fasilitas ini penyandang disabilitas netra diharapkan dapat mengembangkan potensi dirinya layaknya orang yang awas. 

4. Memberikan 125 Goody bags berisi Tongkat Putih, Sapu Tangan dan Handuk serta alat tulis kepada seluruh penyandang Disabilitas Netra yang hadir.

Mengakhiri kata sambutannya CC Ina L Gunawan juga mengucapkan terima kasih kepada Panitia, Para Pejabat Pemerintah RI, Fellow Lions dan semua pihak yang membantu terselenggarakannya acara mulia ini dengan berjalan baik dan lancar. 

Harapan CC Ina semoga dengan adanya acara ini, kita semua makin peka terhadap penyandang disabilitas netra. 
Karena seorang penyandang disabilitas netra adalah manusia dengan tantangan istimewa. Meski memiliki keterbatasan penglihatan, namun apabila dimotivasi dan difasilitasi, mereka tetap bisa berkarya.
Dukungan keluarga, dukungan masyarakat dapat diwujudkan dengan menciptakan lingkungan yang bersahabat dengan mereka, sehingga memudahkan mereka menjalani kehidupan sehari-hari.

Bapak Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan bahwa Jakarta membutuhkan orang-orang yang mempunyai hati untuk perhatikan sesama. Hal tersebut disampaikan Bapak  Basuki dalam acara peringatan White Cane Day atau Hari Tongkat Putih Sedunia bagi para tunanetra di Balai Agung, Rabu (15/10) 

 "Yang paling dibutuhkan di Jakarta adalah orang-orang punya hati yang mau memperhatikan orang lain.
 Dan  yakin Jakarta jadi kota besar kalau orang banyak mau jadi pemerhati." 

Dan beliau juga mengakui jika fasilitas umum di DKI, salah satunya adalah trotoar dan bus Transjakarta belum ramah terhadap tunanetra. Padahal kedua fasilitas bagi masyarakat tersebut sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tersendiri.
"Kenyataannya Transjakarta masih belum memiliki fasilitas yang memadai bagi penyandang disabilitas netra.
Tahun depan PT Transjakarta semoga bisa melakukan dengan baik. Di tengah kota kami akan memberi bus tingkat gratis yang deck-nya rendah. Ini bisa cukup membantu," ujarnya.

Beliau juga menyampaikan, mereka yang diberikan kekurangan tidak bisa melihat ini merupakan orang-orang yang bukan untuk dikasihani, tetapi harus diberi semangat oleh warga lainnya untuk membantu mereka.
Apalagi, saat bertolak ke Korea Selatan untuk Asian Games beberapa waktu lalu juga dirinya sempat mencoba merasakan bagaimana rasanya berjalan tanpa memiliki penglihatan. 
Di sana, di sebuah taman, kedua matanya ditutup lalu  berjalan dituntun oleh seekor anjing yang sudah dilatih.

"Saya ingin semua dari kita harus bisa merasakan bagaimana rasanya jadi tunanetra," kata Bapak Basuki menutup kata sambutannya.

Foto kegiatan  dapat dilihat di video youtube: 

   http://youtu.be/UOjbXIrgIJs

Demikian info kegiatan White Cane Day di Balaikota Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2014 yang lalu.



Elizabeth Halim
Sekretaris MD307.


  

  


04 Desember 2013

LJFS 2013- LIVE


Judul:     [md307] LJFS 2013- LIVE!
Dari:     IT Moderator (it@lionsclubs307a2.org)
Tanggal: Minggu, 17 November 2013 8:57



Acara Lions Journey For Sight (LJFS) 2013 Distrik 307-A2 berlangsung sangat meriah biarpun ditemani oleh hujan rintik-rintik di pagi hari, tetapi tidak menyurutkan semangat untuk berolah raga dan beramal.

Jumlah peserta yang mencapai 10.000 ini, memadati lapangan merdeka dengan tshirt LJFS Lions clubs.

Live from Lapangan Merdeka, Medan

8:50:19 AM
Sun, Nov 17, 2013


@ it moderator






14 Oktober 2013

White Cane Day 2013


Judul:      [LCI-D307B1] Sekilas White Cane Day 2013
Dari:       Sekretariat LCI MD307 (lionsmd307@yahoo.com)
Tanggal:  Minggu, 13 Oktober 2013 13:42



SEKILAS WHITE CANE DAY

Hari Sabtu, 12 Oktober 2013, PDG Eveline N Chandra LCIF MD Coordinator telah
menyelenggarakan sebuah acara yang spektakuler. Difasilitasi Pemerintah DKI Jakarta,
bekerja sama dengan Pertuni DKI Jakarta, telah menyelenggarakan Rally White Cane Day.

Bertempat di halaman Gedung Balaikota, Jl. Medan Merdeka Selatan, hampir 400
Penyandang Disabilitas (Tuna Netra) dengan didampingi anggota LEO dan ada juga
anggota Lion, berjalan menyusuri Gedung Balai Kota sejauh +- 2,5 KM.

Acara dimulai Pukul 07.30 dengan Laporan dari Ketua Panitia Lion Hendry Halim
(LCJ Jaya Sunter Agung), kemudian Speech dari CC Charles Ong Saerang dan
Sambutan Pelepasan dari Wakil Gubernur KDH Prov. DKI : Bapak Basuki Tjahaya Purnama.

Pada kesempatan itu Bapak Wagub resmi diterima sebagai Honorary Member LCJ
Monas Millenium, dan Pin yang disematkan oleh CC Charles.

Hadir dalam acara ini CC, DG Tony, DG Harianto, PCC Yoola, IPDG Satyo, IPDG Susanto,
VDG1 Effendi, VDG 1 Noesye, VDG2 Yodianto dan VDG2 Norman, PDG Gin dan PDG Inria
serta Fellow Lions dari Distrik 307 A1 dan Distrik 307 B1.

Wagub Ahok dalam sambutannya mengatakan dalam perhatiannya kepada kaum
Tuna Netra,Pemda DKI akan membangun trotoar ramah untuk kaum tuna netra.

LCIF MD juga menyerahkan 25 Printer Komputer Braille kepada Pertuni Wilayah Kota,
sebagai kelanjutan pemberian Lap Top Braille pada acara Cane Day tahun 2012 yang
lalu serta menyalurkan 4500an Tongkat Putih.

Pemenang Rally serta semua Peserta Rally mendapat Hadiah dan Godyback yang sudah
disiapkan Panitia hasil kolaborasi dengan Sponsor antara lain : Toto, BCA, Optik Melawai
dan lain-lain.

Proficiat kepada Panitia Rally dengan Acara yang cukup spektakuler ini. Proficiat
juga kepada LCIF MD Coordinator yang berkoordinasi baik dengan LCIF District
Coordinator Distrik 307 A1 dan Distrik 307 B1.

Dan tidak lupa Special Thanks kepada Fellow Leo Jakarta. Oh ya. Ada juga pemberian
penghargaan kepada Leo Club yang anggotanya paling banyak berpartisipasi :
Leo Club Jakarta Bina Bangsa yang disponsori LCJ Mitra Anyelir. Good Job.

Berita terkait bisa dilihat di
http://m.beritasatu.com/megapolitan/144029-ahok-dki-sedang-siapkan-trotoar-ramah-untuk-kaum-tuna-netra.html 
Dan http://frontroll.com/berita0-4213-dki-rancang-bus-gratis-untuk-penyandang-disabilitas.html


Be Wise, Be Honest.

Demikian laporan pandangan mata dari MDS Ellen Theresia.

--